Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) pada 20–21 Agustus 2026 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya,
Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) mencatat perkembangan signifikan sepanjang satu tahun terakhir. Transformasi tersebut tercermin dari peningkatan posisi dalam sejumlah pemeringkatan nasional dan internasional, sekaligus diraihnya sedikitnya 18 penghargaan dan capaian di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, inovasi, hingga pengembangan kelembagaan.
Rangkaian capaian itu menjadi bagian dari evaluasi dalam Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) Umsura yang digelar pada 20–21 Agustus 2026 di Hotel Santika Premiere Gubeng, Surabaya. Selain mengevaluasi pelaksanaan program kerja, forum tersebut digunakan untuk merumuskan strategi pengembangan universitas pada periode berikutnya.
Bagi Umsura, berbagai penghargaan dan peningkatan posisi dalam pemeringkatan tidak sekadar menjadi catatan prestasi. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator untuk melihat perkembangan kualitas dan arah transformasi perguruan tinggi dalam satu tahun terakhir.
Dalam pemeringkatan internasional, Umsura berhasil masuk kelompok peringkat 1001–1500 dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Rankings 2026. Pemeringkatan ini menilai kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.
Umsura juga menempati peringkat kelima dunia dalam UniRank Islamic Universities in the World 2026. Sementara pada pemeringkatan perguruan tinggi secara nasional 2026, Umsura berada di peringkat ke-26.
Penguatan reputasi digital juga terlihat dari posisi Umsura dalam Webometrics. Pada 2026, Umsura menempati peringkat kelima Webometrics Perguruan Tinggi Muhammadiyah-‘Aisyiyah (PTMA) tingkat nasional dan peringkat kedua Webometrics perguruan tinggi swasta se-Jawa Timur.
Di tingkat regional, Umsura bahkan berada di peringkat pertama UniRank perguruan tinggi swasta se-Jawa Timur 2026.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa perkembangan Umsura tidak hanya terlihat pada satu indikator. Peningkatan terjadi dalam berbagai lingkup, mulai dari pemeringkatan internasional dan nasional hingga pemeringkatan PTMA dan perguruan tinggi swasta di Jawa Timur.
Selain peningkatan pemeringkatan, Umsura mencatat sedikitnya 18 capaian dalam bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, inovasi, dan pengembangan perguruan tinggi selama setahun terakhir.
Dalam bidang publikasi ilmiah, Umsura menempati peringkat kedua se-PTMA dalam perolehan pendanaan Program Bantuan Publikasi pada Jurnal Bereputasi Kemdiktisaintek 2025, dengan total 29 artikel.
Umsura juga menjadi penerima Program Hibah Pengabdian Masyarakat Pendanaan dan Judul Terbanyak 2026. Di bidang penelitian, universitas ini memperoleh hibah BRIN Ekspedisi terbanyak PTMA 2026 dengan empat proposal.
Capaian lainnya adalah masuk Top 19 PTMA dengan perolehan Hibah RIIM Kompetisi 2026, dengan tiga proposal.
Pada aspek kelembagaan dan komunikasi digital, Umsura berhasil masuk lima besar Anugerah Laman Diktisaintek 2026 tingkat LLDIKTI Wilayah VII. Umsura juga meraih penghargaan sebagai PTS dengan Ekosistem Internasional Terbaik dalam Radar Surabaya Awards 2026.
Dari sisi penguatan perguruan tinggi, Umsura menempati peringkat kedua SINTA PTMA 2025 serta memperoleh Program Penguatan Perguruan Tinggi Swasta Kemdiktisaintek senilai Rp600 juta.
Sementara dalam pengembangan jejaring global, Umsura meraih Anugerah Kerja Sama LLDIKTI VII Skema Kerja Sama Internasional Paling Berdampak 2026.
Capaian juga diperoleh melalui program inovasi. Umsura menerima Anugerah Program Inovasi Pembangunan Terpuji Kategori Kolaborasi Internasional dalam KKN 2025.
Di bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi pendidikan, Umsura meraih Anugerah Kampus Unggul dalam Penelitian, PKM, dan Inovasi Pendidikan 2025.
Pada lingkungan LLDIKTI Wilayah VII, Umsura juga tercatat memiliki kinerja penelitian dan pengabdian klaster utama pada 2025.
Prestasi lainnya adalah Silver Winner Kategori Penelitian (Sub-PT Klaster Utama dengan Skor Penelitian Tertinggi) 2025 dan Gold Winner Kategori Pengabdian Masyarakat (Sub-PT Klaster Utama dengan Skor Pengabdian Tertinggi) 2025.
Umsura juga tercatat sebagai PTMA dengan judul PKM terbanyak yang didanai DPPM 2025, memiliki jumlah riset AIK terbanyak 2025, serta menjadi PTMA dengan pertumbuhan tertinggi jumlah PKM terbanyak yang didanai DPPM 2025.
Selain itu, Umsura memperoleh capaian sebagai Mitra RisetMu Terbaik ke-3 2025.
Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, menyampaikan apresiasi sekaligus rasa syukur atas berbagai capaian yang berhasil diraih dalam satu tahun terakhir.
Menurutnya, berbagai penghargaan dan peningkatan posisi dalam pemeringkatan merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika.
“Alhamdulillah, kita bersyukur atas berbagai capaian yang telah diraih Universitas Muhammadiyah Surabaya dalam satu tahun terakhir. Ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh sivitas akademika,” ujar Mundakir, Jumat (21/8/2026).
Meski demikian, Mundakir menegaskan bahwa pencapaian tersebut tidak boleh membuat Umsura berhenti melakukan pembenahan. Sebaliknya, berbagai penghargaan yang diperoleh harus menjadi dorongan untuk meningkatkan kinerja pada masa mendatang.
“Bagi kami, capaian ini bukan akhir, tetapi menjadi pelecut untuk berbuat lebih baik lagi di masa yang akan datang. Masih banyak yang harus kita tingkatkan, baik dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, kerja sama, maupun penguatan reputasi internasional,” katanya.
Ia menjelaskan, pemaparan berbagai capaian dalam Rakerpim menjadi bagian penting dari proses evaluasi. Setiap prestasi perlu ditempatkan sebagai bagian dari perjalanan transformasi Umsura, sementara kekurangan yang masih ditemukan menjadi dasar untuk menyusun perbaikan.
“Rakerpim menjadi ruang untuk melakukan refleksi sekaligus menetapkan target baru. Capaian yang sudah diraih menjadi pijakan, sedangkan berbagai kekurangan menjadi bahan evaluasi untuk perbaikan program kerja pada periode berikutnya,” tutur Mundakir.
Menurut dia, keberhasilan perguruan tinggi tidak cukup diukur berdasarkan posisi dalam berbagai pemeringkatan. Lebih dari itu, capaian tersebut harus beriringan dengan peningkatan kualitas tata kelola, produktivitas akademik, inovasi, kolaborasi, serta kontribusi nyata perguruan tinggi kepada masyarakat.
Karena itu, Umsura akan terus mendorong budaya mutu dan kolaborasi di seluruh lini. Penguatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan reputasi institusi, tetapi juga memperluas kontribusi universitas di tingkat nasional dan internasional.
“Kita ingin setiap prestasi menjadi energi untuk melangkah lebih jauh. Ke depan, Umsura harus semakin berkualitas, semakin berdampak, dan semakin mampu berkontribusi di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
(0) Comments