Rektor Umsura Beri Apresiasi Tendik yang Berhasil Raih Beasiswa Study Luar Negeri

  • Home -
  • News -
  • Rektor Umsura Beri Apresiasi Tendik yang Berhasil Raih Beasiswa Study Luar Negeri
Gambar Berita Rektor Umsura Beri Apresiasi Tendik yang Berhasil Raih Beasiswa Study Luar Negeri
  • 16 Jul
  • 2026

4 Tendik Umsura diberangkatkan oleh Rektor (Humas)

Rektor Umsura Beri Apresiasi Tendik yang Berhasil Raih Beasiswa Study Luar Negeri

Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) kembali menorehkan prestasi melalui capaian tenaga kependidikan (tendik). Rektor Umsura Mundakir secara resmi melepas empat tenaga kependidikan yang akan melanjutkan studi ke jenjang magister di luar negeri dan dalam negeri melalui berbagai program beasiswa bergengsi.

Prosesi pelepasan berlangsung di Gedung At-Tauhid Lantai 13 Umsura dan dihadiri Wakil Rektor Bidang Riset, Kerja Sama, dan Digitalisasi, Radius Setiyawan, serta Wakil Rektor Bidang Keuangan, Aset, dan Infrastruktur, Endah Hendarwati.

Keempat tenaga kependidikan tersebut merupakan kader terbaik Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) sekaligus alumni Universitas Muhammadiyah Surabaya yang berhasil meraih kesempatan melanjutkan pendidikan di sejumlah perguruan tinggi bereputasi melalui program beasiswa prestisius. Mereka juga alumni dari Muhammadiyah Scholarship Preparation Program (MSPP) program pembinaan dan persiapan beasiswa dari Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah.

Keberhasilan para alumni Umsura menembus perguruan tinggi di India, Rusia, maupun Indonesia menjadi bukti bahwa lulusan Umsura memiliki kapasitas akademik, daya saing global, dan kemampuan beradaptasi untuk bersaing di tingkat internasional.

Tiga di antaranya berhasil memperoleh beasiswa penuh untuk studi di luar negeri, yakni di India dan Rusia, sementara satu tendik diterima melanjutkan studi di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Salah satu penerima beasiswa adalah Ekita Rusdiyanti, tenaga kependidikan di Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (BPMB) Umsura. Ekita berhasil diterima di Nalanda University, India, melalui program Indian Council for Cultural Relations (ICCR) Scholarship, beasiswa penuh yang diberikan Pemerintah India kepada mahasiswa internasional.

Selanjutnya, Riska Rahayu Roisyiah, tenaga kependidikan Fakultas Pendidikan, Komunikasi, dan Sains (FPKS), berhasil meraih Russian Government Scholarship. Riska memperoleh jaminan penerimaan dari Pemerintah Rusia dan akan menempuh studi di salah satu perguruan tinggi unggulan, yaitu Peter the Great St. Petersburg Polytechnic University, Moscow State University of Education, atau HSE University.

Prestasi serupa juga diraih Salma Nadia Salsabila, tenaga kependidikan di Lembaga Pengkajian Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (LPAIK) Umsura. Salma memperoleh Russian Government Scholarship dengan pilihan kampus State University of Management Moscow, Ural State University of Economics, dan Saint Petersburg University.

Sementara itu, Wahyudi Kholilullah diterima melanjutkan studi Magister di Institut Teknologi Bandung (ITB) pada Program Studi Sistem dan Teknik Jalan Raya, Fakultas Teknik Sipil dan Lingkungan.

Dalam sambutannya, Mundakir menyampaikan rasa bangga atas capaian para tenaga kependidikan yang berhasil menembus perguruan tinggi bereputasi dunia. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan bukti bahwa tenaga kependidikan tidak hanya berperan sebagai pendukung administrasi kampus, tetapi juga memiliki kapasitas untuk berkembang menjadi akademisi dan intelektual yang mampu berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan.

"Kami sangat mengapresiasi pencapaian ini. Atas nama pimpinan universitas, saya mengucapkan selamat dan terima kasih kepada seluruh tendik yang telah membawa nama baik Umsura di tingkat internasional. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa budaya akademik di kampus terus tumbuh dan membuka kesempatan bagi seluruh sivitas akademika untuk meningkatkan kapasitas diri," ujar Mundakir.

Ia menegaskan bahwa investasi terbaik bagi perguruan tinggi adalah investasi pada kualitas sumber daya manusia. Karena itu, Umsuraterus mendorong dosen maupun tenaga kependidikan untuk melanjutkan pendidikan, memperluas jejaring internasional, serta menghasilkan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Ketika Anda belajar di luar negeri, jangan hanya mengejar gelar. Bangun jejaring akademik seluas-luasnya, kenalkan Umsura dan Muhammadiyah kepada dunia, serta bawa pulang pengetahuan, pengalaman, dan kolaborasi yang dapat memperkuat kualitas pendidikan, penelitian, dan pengabdian di kampus ini," tambahnya.

Mundakir juga menilai bahwa semakin banyak sivitas akademika yang aktif di forum internasional akan memperkuat rekognisi global Umsura. Menurutnya, jejaring akademik internasional menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan reputasi dan pemeringkatan perguruan tinggi.

"Reputasi sebuah universitas dibangun melalui kualitas manusianya. Ketika sivitas akademika mampu berkolaborasi dengan berbagai institusi dunia, menghasilkan karya ilmiah, dan membawa nama universitas di tingkat global, maka rekognisi internasional terhadap kampus akan semakin kuat. Inilah yang terus kami dorong sebagai bagian dari transformasi Umsura menuju universitas yang berdaya saing global," pungkasnya.

This news is aligned with SDG number: