Lazismu Umsura Salurkan Beasiswa untuk 73 Mahasiswa, Termasuk Mahasiswa Asing Terdampak Perang

  • Home -
  • News -
  • Lazismu Umsura Salurkan Beasiswa untuk 73 Mahasiswa, Termasuk Mahasiswa Asing Terdampak Perang
Gambar Berita Lazismu Umsura Salurkan Beasiswa untuk 73 Mahasiswa, Termasuk Mahasiswa Asing Terdampak Perang
  • 22 Oct
  • 2026

Lazismu Umsura berikan beasiswa (Humas)

Lazismu Umsura Salurkan Beasiswa untuk 73 Mahasiswa, Termasuk Mahasiswa Asing Terdampak Perang

Lazismu Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) menyalurkan beasiswa senilai Rp130 juta kepada 73 mahasiswa pada semester gasal tahun akademik 2026/2027. Dari jumlah tersebut, 12 penerima merupakan mahasiswa asing, termasuk mahasiswa asal Sudan yang keluarganya terdampak perang.

Penyaluran Beasiswa Sang Surya tersebut berlangsung di Masjid Al-Khoory Umsura, Rabu (21/10/2026). Program ini mencakup tiga skema, yakni Sang Surya Scholarship untuk bantuan pendidikan mahasiswa reguler, Sang Surya Living Cost untuk membantu biaya hidup mahasiswa asing, serta Sang Surya Charity berupa bantuan sosial bagi dua mahasiswa asal Sudan yang keluarganya terdampak perang.

Kepala Kantor Layanan Lazismu Umsura, Gandhung Fajar Panjalu, mengatakan program tersebut merupakan bagian dari upaya memperluas manfaat filantropi di lingkungan kampus.

“Semester ini ada tiga skema Beasiswa Sang Surya, yaitu Sang Surya Scholarship, Sang Surya Living Cost, dan Sang Surya Charity. Kami ingin memastikan bahwa manfaat zakat, infak, dan sedekah dapat menjangkau mahasiswa dengan kebutuhan yang beragam,” ujar Fajar.

Ia menambahkan, Lazismu Umsura juga berencana mengembangkan program sertifikasi amil dengan melibatkan mahasiswa yang tergabung dalam filantropi muda. Selain itu, Lazismu akan mengadakan sertifikasi halal bagi mitra penyedia makan siang gratis.

Menurut Fajar, penguatan penggalangan dana atau fundraising juga akan dilakukan melalui integrasi program antara Lazismu Umsura, universitas, dan filantropi muda mahasiswa.

Rektor Umsura, Prof. Dr. Mundakir, S.Kep., Ns., M.Kep., FISQua, menyampaikan selamat kepada seluruh penerima beasiswa. Ia berharap bantuan tersebut dimanfaatkan sebaik mungkin untuk menunjang pendidikan hingga mahasiswa menyelesaikan studi tepat waktu.

“Kami berharap mahasiswa dapat mensyukuri dan memanfaatkan beasiswa ini dengan sebaik-baiknya. Belajarlah dengan lebih giat, selesaikan studi tepat waktu, dan raih cita-cita yang diinginkan. Jangan lupakan semangat ta’awun atau saling menolong yang menjadi nilai utama Beasiswa Sang Surya,” kata Mundakir.

Salah satu penerima manfaat yang mendapat perhatian dalam penyaluran beasiswa tersebut adalah Eissa Thabit Mohamed Matar, mahasiswa asal Sudan. Ia menceritakan dampak perang terhadap kehidupan masyarakat di negaranya, termasuk kesulitan ekonomi dan berbagai keterbatasan yang dialami keluarganya.

Di tengah situasi tersebut, kesempatan melanjutkan pendidikan di Umsura menjadi hal yang sangat berarti bagi Eissa. Dukungan beasiswa dari kampus dan Lazismu Umsura turut membantunya menjalani perkuliahan.

Eissa mengaku bersyukur atas dukungan yang diterimanya. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak universitas, Lazismu Umsura, serta teman-teman yang telah mendukung perjalanan pendidikannya.

Selain menjalani perkuliahan, Eissa mengaku mendapat kesempatan untuk berkontribusi dalam berbagai kegiatan pengabdian di lingkungan kampus maupun masyarakat di luar kampus.

Melalui Beasiswa Sang Surya, Lazismu Umsura berharap para penerima manfaat tidak hanya terbantu dalam menyelesaikan pendidikan, tetapi juga tergerak untuk berkontribusi kepada masyarakat.

Fajar berharap mahasiswa penerima beasiswa dapat ikut menyebarluaskan semangat zakat, infak, dan sedekah serta mengambil bagian dalam kegiatan dakwah sosial, baik di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.

“Harapannya, para penerima beasiswa juga dapat ikut menyebarkan semangat berbagi dan menghadirkan manfaat bagi sesama. Dengan begitu, siklus kebaikan yang dibangun melalui Lazismu Umsura dapat terus tumbuh dan berkelanjutan,” pungkasnya.

This news is aligned with SDG number: