Dekan FPKS Umsura Achmad Hidayatullah (Humas)
Prestasi akademik di tingkat internasional kembali ditorehkan Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Achmad Hidayatullah, Ph.D., Dekan Fakultas Pendidikan Komunikasi dan Sains (FPKS) Umsura, meraih Pro Laudanda Promotione Award 2026 dari University of Szeged, Hungaria.
Nama Achmad Hidayatullah tercantum dalam daftar penerima penghargaan pada laman resmi Doctoral School of Education, University of Szeged. Dalam daftar tersebut, Achmad Hidayatullah tercatat sebagai penerima Pro Laudanda Promotione Award tahun 2026.
Penghargaan tersebut diberikan oleh University Doctoral Council University of Szeged kepada lulusan program doktor yang menyelesaikan pendidikan doktoral melalui program terstruktur dan memenuhi seluruh persyaratan akademik dengan standar kualitas yang sangat tinggi. Penghargaan ini diberikan kepada maksimal enam orang setiap tahun.
Para penerima Pro Laudanda Promotione Award juga memperoleh sertifikat dan medali sebagai bentuk apresiasi. Berdasarkan regulasi University of Szeged, penerima penghargaan ditetapkan oleh University Doctoral Council berdasarkan rekomendasi dari Disciplinary Doctoral Council.
Dayat, sapaan Achmad Hidayatullah, mengatakan penghargaan tersebut diraih setelah melalui proses akademik selama menempuh studi doktoral di University of Szeged.
“Selama studi saya banyak melakukan riset, khususnya terkait epistemological beliefs dalam pembelajaran matematika. Dari proses tersebut, saya menghasilkan sejumlah publikasi, termasuk 13 publikasi di jurnal yang terindeks Scopus pada kuartil Q1 hingga Q3,” ujar Dayat.
Bidang riset tersebut juga tercermin dalam rekam jejak akademiknya. Basis data SINTA mencatat bidang kepakaran Dayat antara lain beliefs, epistemological beliefs, metacognition, dan digital education. Sejumlah hasil penelitiannya juga telah dipublikasikan dalam jurnal internasional bereputasi, sepeti Springer, taylor francis, Sage, juga the asia pacific education researcher.
Menurut Dayat, penghargaan tersebut tidak semata-mata diberikan berdasarkan penyelesaian studi doktoral, tetapi juga mempertimbangkan kualitas capaian akademik dan riset selama masa studi.
“Setiap tahun penerimanya maksimal enam orang. Saya menjadi satu-satunya penerima dari Indonesia pada tahun 2026 dan menjadi penerima pertama dari Indonesia yang tercatat dalam penghargaan ini,” katanya.
Daftar resmi University of Szeged mencatat sejumlah penerima Pro Laudanda Promotione Award pada tahun-tahun sebelumnya. Nama Achmad Hidayatullah juga tercantum sebagai penerima tahun 2026. Informasi selengkapnya dapat dilihat melalui laman resmi University of Szeged berikut: https://www.edu.u-szeged.hu/phd/en/honorees
Dayat menilai penghargaan tersebut menjadi capaian penting karena diberikan di tengah banyaknya lulusan doktor yang menyelesaikan pendidikan setiap tahunnya di University of Szeged.
“Penghargaan ini sangat bergengsi karena diberikan kepada lulusan doktor yang dinilai memiliki pencapaian akademik yang luar biasa. Tentu ini menjadi kebanggaan sekaligus motivasi bagi saya untuk terus melakukan riset,” tuturnya.
Ia berharap penghargaan tersebut tidak berhenti sebagai pencapaian pribadi, tetapi menjadi motivasi untuk terus menghasilkan penelitian yang memberikan dampak lebih luas.
“Harapan saya ke depan tentu bisa semakin produktif melakukan riset yang berdampak dan menghasilkan publikasi di jurnal internasional. Semoga ke depan semakin banyak mahasiswa dan akademisi Indonesia yang juga bisa menerima penghargaan seperti ini,” pungkas Dayat.
(0) Comments