UMSURA Ikuti Penandatanganan MoU Bantuan Biaya Pendidikan Bersama 25 PTN dan PTS di Surabaya

  • Beranda -
  • Berita -
  • UMSURA Ikuti Penandatanganan MoU Bantuan Biaya Pendidikan Bersama 25 PTN dan PTS di Surabaya
Gambar Berita UMSURA Ikuti Penandatanganan MoU Bantuan Biaya Pendidikan Bersama 25 PTN dan PTS di Surabaya
  • 05 Feb
  • 2026

Wakil Rektor UMSURA Radius Setiyawan bersama Eri Cahyadi saat MoU Bantuan Biaya Pendidikan (Istimewa)

UMSURA Ikuti Penandatanganan MoU Bantuan Biaya Pendidikan Bersama 25 PTN dan PTS di Surabaya

Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSURA) menjadi salah satu dari 25 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) yang melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Kota Surabaya terkait Bantuan Biaya Perkuliahan/Pendidikan bagi masyarakat Kota Surabaya. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Kota Surabaya sebagai bentuk komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa program bantuan biaya pendidikan ini dirancang untuk menjangkau masyarakat pada desil 1 hingga desil 5, sehingga anak-anak Surabaya dari keluarga berpenghasilan rendah hingga menengah tetap memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. Ia menekankan agar tidak ada lagi anak-anak Surabaya yang terhambat kuliah hanya karena faktor ekonomi.

“Melalui program ini, termasuk Program 1 Keluarga 1 Sarjana, Pemerintah Kota Surabaya ingin memastikan setiap keluarga di Surabaya memiliki kesempatan yang sama untuk menyekolahkan anaknya hingga perguruan tinggi,” ujar Eri Cahyadi dalam sambutannya Kamis (5/2/26)

Sementara itu, Wakil Rektor UMSURA Bidang Riset Kerjasama dan Digitalisasi Radius Setiyawan menyampaikan bahwa UMSURA menyambut baik dan mendukung penuh kerja sama tersebut.

 Menurutnya, program bantuan biaya pendidikan ini sejalan dengan komitmen UMSURA dalam mendukung pemerataan akses pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“UMSURA berkomitmen untuk berperan aktif dalam pelaksanaan program ini dengan membuka akses seluas-luasnya bagi calon mahasiswa asal Surabaya yang masuk dalam kategori penerima bantuan, khususnya dari desil 1 sampai 5, agar dapat menyelesaikan pendidikan tinggi secara optimal,”jelas Radius.

Penandatanganan MoU ini diharapkan menjadi langkah strategis dan berkelanjutan dalam memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi guna menciptakan generasi muda Surabaya yang unggul, berdaya saing, dan berkontribusi bagi pembangunan kota.