Umsura-Baznas Buka Akses Kuliah bagi 74 Mahasiswa lewat Beasiswa Cesar

  • Beranda -
  • Berita -
  • Umsura-Baznas Buka Akses Kuliah bagi 74 Mahasiswa lewat Beasiswa Cesar
Gambar Berita Umsura-Baznas Buka Akses Kuliah bagi 74 Mahasiswa lewat Beasiswa Cesar
  • 29 Sep
  • 2026

Umsura-Baznas Buka Akses Kuliah bagi 74 Mahasiswa lewat Beasiswa Cesar (Humas)

Umsura-Baznas Buka Akses Kuliah bagi 74 Mahasiswa lewat Beasiswa Cesar

Sebanyak 74 mahasiswa mendapat dukungan pendidikan melalui program Beasiswa Cetak Sarjana (CESAR) hasil kolaborasi Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura), Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya, dan Pemerintah Kota Surabaya.

Dukungan tersebut ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan serah terima Beasiswa Cesar di lantai 23 Gedung At-Ta’awun Tower Umsura, Senin (28/9/2026).

Dari 74 mahasiswa penerima dukungan pendidikan tersebut, 54 mahasiswa berasal dari Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Program Studi S1  Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PG PAUD) hasil kerja sama Umsura dengan Pemerintah Kota Surabaya. Sementara 20 mahasiswa Program Studi S1 Fakultas Studi Islam dan Peradaban mendapat dukungan dari Baznas Kota Surabaya.

Rektor Umsura Prof. Dr.Mundakir, S.Kep.,Ns.,M.Kep mengatakan, kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi untuk memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan pendidikan tetap berkualitas.

“Universitas tidak hanya memiliki tanggung jawab dalam menghasilkan lulusan berkualitas, tetapi juga membuka akses pendidikan bagi masyarakat yang memiliki semangat belajar dan ingin meningkatkan kapasitas dirinya,” ujarnya.

Menurut Mundakir, perluasan akses pendidikan tinggi tidak boleh berhenti pada bertambahnya jumlah mahasiswa. Kesempatan kuliah harus diiringi dengan sistem akademik yang mampu menjaga kualitas lulusan.

“Saat ini Umsura telah memperoleh akreditasi institusi dengan predikat Unggul. Dari 49 program studi pada jenjang Diploma, Sarjana, Magister, hingga Doktor, lebih dari 50 persen telah memperoleh akreditasi Unggul,” ungkapnya.

Dia lalu menjelaskan, capaian tersebut didukung sistem penjaminan mutu yang dilakukan secara berkelanjutan melalui audit mutu internal dan evaluasi eksternal oleh lembaga akreditasi pendidikan.

“Mutu pendidikan harus menjadi prioritas. Setiap proses akademik terus kami evaluasi agar lulusan yang dihasilkan benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan masyarakat,” katanya.

Selain menjaga mutu akademik, Umsura juga menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Dikatakan Mundakir, sebagai bagian dari Persyarikatan Muhammadiyah, laporan kinerja keuangan universitas dilakukan secara berkala setiap tiga bulan melalui mekanisme pengawasan Lembaga Pengawas Keuangan Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Rp 13 Miliar untuk Dukungan Pendidikan

Program Beasiswa Cesar menjadi bagian dari upaya Umsura memperluas dukungan pendidikan kepada masyarakat. Pada 2026, universitas tersebut mengalokasikan dukungan pendidikan tidak kurang dari Rp 13 miliar melalui berbagai skema beasiswa dan keringanan biaya kuliah.

Bentuk dukungan tersebut antara lain potongan biaya pendidikan sebesar 20 persen, 25 persen, hingga 50 persen.

Mundakir mengatakan, berbagai skema tersebut merupakan bagian dari implementasi nilai ta’awun atau semangat saling membantu yang menjadi salah satu nilai perjuangan Muhammadiyah.

“Pendidikan harus menjadi jalan bagi masyarakat untuk berkembang. Karena itu, kami berusaha menghadirkan berbagai skema agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh kesempatan kuliah,” jelasnya.

Kolaborasi Umsura dengan Pemerintah Kota Surabaya dan Baznas Kota Surabaya juga diarahkan untuk berkembang ke bidang lain.

Umsura membuka peluang kerja sama dalam pendampingan calon pengantin dan calon ibu hamil, pengembangan bidang Teknik, Kesehatan, dan Kebidanan, hingga pemanfaatan teknologi energi ramah lingkungan.

Di tingkat internasional, Umsura juga terus mengembangkan jejaring pendidikan dengan mitra di Singapura. Kerja sama tersebut telah berjalan sekitar lima hingga enam tahun.

Dalam waktu dekat, Umsura akan menerima 20 mahasiswa asal Singapura melalui program Learning Experience.

Sebelumnya, 30 mahasiswa Umsura memperoleh hibah Temasek Foundation untuk melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Singapura.

Kegiatan penandatanganan MoU dan serah terima Beasiswa CESAR tersebut dihadiri Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani, S.Farm., Apt., jajaran Pemerintah Kota Surabaya melalui Dinas Pendidikan, pimpinan Umsura, jajaran BAZNAS Kota Surabaya, serta mahasiswa penerima beasiswa.

Melalui kolaborasi tersebut, Umsura, Baznas, dan Pemerintah Kota Surabaya mendorong pendidikan tinggi tidak hanya menghasilkan lulusan berkompeten, tetapi juga membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kapasitas dan berkontribusi di tengah masyarakat.

Berita ini sejalan dengan SDG nomor: