FK UMSURA Resmi Buka Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik

  • Beranda -
  • Berita -
  • FK UMSURA Resmi Buka Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik
Gambar Berita FK UMSURA Resmi Buka Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik
  • 21 Jan
  • 2026

Foto FK UMSURA (Humas)

FK UMSURA Resmi Buka Prodi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik

Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Surabaya (FK UMSURA) resmi membuka Program Studi Pendidikan Dokter Spesialis Patologi Klinik (PPDS PK) berdasarkan Surat Keputusan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Nomor 71/B/O/2026, tertanggal 15 Januari 2026. Pembukaan prodi ini menjadi langkah strategis FK UMSURA dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dokter spesialis patologi klinik di Indonesia.

Wakil Dekan I FK UMSURA, Dr. dr. Nurma Yuliyanasari, M.Si, menjelaskan bahwa proses pengajuan izin pembukaan Prodi PPDS Patologi Klinik dilakukan secara cepat dan terarah dengan tetap memperhatikan seluruh ketentuan yang berlaku.

“Kami mempersiapkan PPDS PK secara cepat dan terarah untuk menjawab pemenuhan kecukupan dokter spesialis di Indonesia. Kami mendapatkan arahan dari Majelis Diktilitbang PP pada Rapat Koordinasi Majelis Diktilitbang–Majelis MPKU Pimpinan PTMA Akreditasi Unggul di Jakarta pada 12 Juli 2025, dan dikuatkan melalui Program Akselerasi Peningkatan Akses dan Mutu Pendidikan Tenaga Medis untuk Percepatan Perwujudan Asta Cita pada 22 Juli 2025,” ujarnya.

Ia menambahkan, setelah mendapatkan penugasan tersebut, FK UMSURA langsung membentuk taskforce PPDS Patologi Klinik guna mempersiapkan seluruh aspek pendirian program studi.

Dari sisi kesiapan akademik, Dr. Nurma menegaskan bahwa FK UMSURA telah memenuhi seluruh persyaratan pendirian Prodi PPDS Patologi Klinik. “Kurikulum, dosen, dan fasilitas sudah dipenuhi sesuai standar pendirian PPDS PK,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa Prodi PPDS Patologi Klinik FK UMSURA memiliki keunggulan khas, yakni pada bidang hematologi diagnostik molekuler leukemia, yang diharapkan dapat menjadi daya saing lulusan di tingkat nasional.

Terkait penerimaan mahasiswa, Dr. Nurma menyampaikan bahwa Prodi PPDS Patologi Klinik FK UMSURA ditargetkan mulai menerima mahasiswa pada semester gasal tahun ajaran 2026/2027. “Untuk tahun pertama, kuota mahasiswa menyesuaikan rasio penerimaan, yaitu sebanyak empat mahasiswa,” katanya.

Sementara itu, Ketua Program Studi PPDS Patologi Klinik FK UMSURA, dr. Sri Widyaningsih, Sp.PK, Subsp.H.K(K), menjelaskan bahwa sistem pendidikan yang diterapkan mengacu pada pendekatan Outcome Based Education (OBE). "Sistem ini diaplikasikan dalam kurikulum dengan masa studi selama delapan semester," ungkapnya.

Dalam pelaksanaan pendidikan klinik, dr. Nining - sapaan akrabnya, menjelaskan bahwa PPDS Patologi Klinik FK UMSURA didukung oleh Rumah Sakit Pendidikan Utama RS Siti Khodijah Sepanjang, Sidoarjo. Selain itu, terdapat sejumlah rumah sakit jejaring, antara lain RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, RSUD Gambiran Kota Kediri, RSUD Dr. Soedono Madiun, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, serta RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur.

dr. Nining menuturkan, kompetensi lulusan yang diharapkan adalah menghasilkan dokter spesialis patologi klinik yang berorientasi pada pengembangan ilmu, penelitian, serta pelayanan berbasis teknologi mutakhir. “Lulusan juga dibekali landasan moralitas, intelektualitas, dan jiwa entrepreneur, dengan unggulan di bidang hematologi diagnostik molekuler leukemia melalui pemanfaatan teknologi modern,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan peran rumah sakit sebagai wahana pendidikan PPDS Patologi Klinik. Menurutnya, rumah sakit menjadi tempat praktik klinik langsung bagi peserta PPDS sehingga lulusan siap bekerja di berbagai layanan kesehatan. Dari sisi kesiapan sarana, RS Siti Khodijah telah dilengkapi alat-alat pendukung pembelajaran, serta mendapatkan dukungan peralatan unggulan dari FK UMSURA sebagai bagian dari penguatan rumah sakit pendidikan utama.

Kehadiran Prodi PPDS Patologi Klinik ini diharapkan membawa manfaat luas. "Bagi FK UMSURA, program ini dapat meningkatkan reputasi dan daya saing fakultas sekaligus berkontribusi dalam mendukung program pemerintah untuk pemerataan pelayanan laboratorium dan diagnostik di Indonesia. Sementara bagi rumah sakit, keberadaan PPDS diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu pelayanan klinis dalam memberikan layanan kepada masyarakat," pungkasnya.

Penulis : Rahma Ismayanti