Daftar di Gelombang 6, Muhammad Syaifullah Atlet Timnas Futsal Resmi Jadi Mahasiswa Baru Umsura

  • Beranda -
  • Berita -
  • Daftar di Gelombang 6, Muhammad Syaifullah Atlet Timnas Futsal Resmi Jadi Mahasiswa Baru Umsura
Gambar Berita Daftar di Gelombang 6, Muhammad Syaifullah Atlet Timnas Futsal Resmi Jadi Mahasiswa Baru Umsura
  • 26 Agu
  • 2026

Muhammad Syaifullah Timnas Futsal Indonesia (Humas)

Daftar di Gelombang 6, Muhammad Syaifullah Atlet Timnas Futsal Resmi Jadi Mahasiswa Baru Umsura

Atlet Timnas Futsal Indonesia, Muhammad Syaifullah, resmi melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura). Ia menjadi salah satu atlet Timnas Futsal yang memilih melanjutkan pendidikan tinggi di tengah kesibukannya menjalani karier profesional.

Syaifullah menyusul sejumlah rekannya sesama pemain Timnas Futsal Indonesia yang lebih dahulu menjadi mahasiswa Umsura, yakni Israr Megantara, Samuel Eko, Dewa Rizki Amanda, Yogi Saputra, dan Romi Humandri.

Pria kelahiran Barabai, Kalimantan Selatan, tersebut memilih Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Umsura melalui jalur beasiswa atlet. Melalui program tersebut, Syaifullah memperoleh pembebasan biaya pendidikan secara penuh.

Ia mengambil program studi yang sama dengan sejumlah pemain Timnas Futsal lainnya yang telah lebih dahulu menempuh pendidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Umsura.

Syaifullah mengungkapkan, keputusan kembali melanjutkan pendidikan diambil setelah sebelumnya sempat menempuh pendidikan di salah satu perguruan tinggi di Jakarta. Menurutnya, proses belajar tidak boleh berhenti meskipun dirinya telah menjalani karier sebagai atlet profesional.

"Saya merasa proses belajar itu sebenarnya belum selesai. Saya ingin terus berkembang, bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pribadi yang punya bekal untuk masa depan setelah karier di olahraga nanti," ujar Syaifullah, Rabu (26/8/2026).

Sebagai atlet Timnas Futsal Indonesia, Syaifullah menilai pendidikan memiliki peran penting dalam mempersiapkan kehidupan setelah karier olahraga berakhir. Ia juga ingin membuktikan bahwa seorang atlet dapat berprestasi tidak hanya di lapangan, tetapi juga di bidang akademik.

"Karier atlet tidak selamanya ada di lapangan. Pendidikan menjadi bekal untuk berpikir lebih luas, mengambil keputusan, dan mempersiapkan kehidupan profesional nantinya," katanya.

Syaifullah memilih Umsura karena menilai lingkungan akademik kampus mendukung mahasiswa yang tetap aktif menjalani karier sebagai atlet. Ia juga melihat visi kampus sejalan dengan nilai yang dipegangnya untuk terus berkembang dan memberikan dampak positif.

Untuk membagi waktu antara latihan, pertandingan, dan perkuliahan, Syaifullah menyebut kedisiplinan menjadi kunci utama.

"Saya biasanya membuat jadwal yang disiplin antara latihan, pertandingan, dan kuliah. Komunikasi dengan dosen, tim, dan manajemen juga penting supaya semuanya bisa berjalan seimbang," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Biro Penerimaan Mahasiswa Baru (BPMB) Umsura, M. Febriyanto Firman Wijaya, mengatakan program beasiswa atlet yang diberikan kampus tidak hanya diperuntukkan bagi pemain futsal. Program tersebut juga terbuka bagi atlet dari berbagai cabang olahraga di seluruh Indonesia.

"Saat ini total sudah ada delapan atlet Timnas Futsal yang kuliah di sini dan kemungkinan jumlahnya masih akan bertambah," ujarnya.

Menurut Febriyanto, Umsura akan terus berkomitmen memberikan beasiswa penuh kepada atlet berprestasi sebagai bentuk kontribusi kampus terhadap perkembangan olahraga nasional.

"Di Umsura ada kurikulum khusus atlet. Mahasiswa atlet mendapatkan pembebasan uang gedung, dana pendidikan, hingga biaya formulir," pungkasnya.