Relawan Matana Adakan Vaksinasi Untuk Penyintas Erupsi Semeru Lumajang

research
Foto Kegiatan Vaksinasi (Dokumentasi: LPPM UM Surabaya)


Mahasiswa Tanggap Bencana (MATANA) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Candipuro, MDMC Jatim, Pimpinan Wilayah Aisyiyah (PWA) Jatim dan Lazismu dalam menyelenggaran kegiatan vaksinasi.  Kegiatan ini diselenggarakan di dua titik, yaitu area pengungsian Kecamatan Penanggal dan Balai Desa Sumbermujur Lumajang Jawa Timur (23/02/2022).

Lebih dari 500 masyarakat Desa Sumbermujur dan Penanggal mengikuti kegiatan vaksinasi ini. jenis Vaksin Dosis 1 dan 2 yang diberikan adalah  Sinovac, Pfizer dan Astrazeneca.  Kegiatan yang dimulai pukul 08.00-15.00 WIB ini dibagi menjadi beberapa sesi untuk menghindari kerumunan.

Vijay wahyu, Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UM Surabaya yang merupakan salah satu tim pelaksanaan vaksinasi menjelaskan alur kegiatan yang dilakukan di tenda pengungsian ini. Pertama dilakukan pra-registrasi untuk mengetahui sasaran yang akan mendapatkan vaksinasi, selanjutnya pada meja screening dilakukan pengecekan suhu,tekanan darah, dan hal-hal terkait lainya.

“Setelah selesai dari meja screening kemudian masyarakat bisa mendapatkan vaksin sesuai dengan dosisnya masing-masing, kemudian dilakukan input data untuk memperoleh sertifikat vaksin,” jelas Vijay.

Disamping itu, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) UM Surabaya Dede Nasrullah mengatakan bahwa ia sangat mengapresiasi dan bahagia atas terselenggaranya kegiatan vaksinasi yang bekerjasama dengan banyak pihak.

Melonjaknya kenaikan kasus omicron beberapa minggu ini, membuat kegiatan vaksinasi ini sangat penting untuk segera dilakukan tak terkecuali bagi korban erupsi erupsi Gunung Semeru. Kegiatan yang bekerjasama dengan banyak pihak ini diharapkan mampu dilakukan secara menyeluruh, sehingga semua lapisan masyarakat bisa mendapatkan vaksin dengan lengkap,” jelas Dede.

Dede juga menyebutkan paket sembako juga diberikan kepada masyarakat yang telah melakukan vaksinasi, selain itu tim kesehatan Matana juga memeberikan edukasi tentang efek samping yang akan dirasakan setelah melakukan vaksin tersebut.