Kuatkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, FH UM Surabaya Tekan MoU dengan Komisi Yudisial Jatim

research
Foto Dekan FH dengan Komisi Yudisial Jatim (Dok: FH UM Surabaya)


Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Komisi Yudisial (KY) Jatim sebagai bentuk nota kesepahaman atau nota kesepakatan sebagai payung hukum dalam melaksankan kerjasama antar dua instansi.

“Fakultas Hukum belakangan ini sedang giat-giatnya untuk melakukan kerjasama dengan berbagai instansi, baik pemerintah maupun swasta khususnya yang ada di Jawa Timur yang ditandai dengan penandatanganan Mou,”ujar Asri Jumat (11/3/22)

Ia menegaskan dari MoU yang telah dilakukan akan dilanjutkan dengan Perjanjiian Kerjasama (PKS) yang merujuk pada satu kegiatan tertentu. Ia juga menambahkan bahwa kerjasama dengan instansi lain sudah lama dilaksankan, namun ada beberapa yang belum diformalkan dalam bentuk MoU dan adanya beberapa pembaharuan.

“MoU ini penting dilakukan, karena sejatinya pelaksanaan Tri Dhrma perguruan tinggi tidaklah bisa dilaksanakan sendiri oleh lembaga pendidikan, akan tetapi harus tetap melibatkan peran serta pihak lain, khususnya pihak dari luar,”imbuhnya lagi.

Dalam penandatangan yang dilakukan dengan penghubung Komisi Yudisial Jatim, kerjasama ini dilakukan dalam mendukung program KY sekaligus kerjasama Praktik Kerja Lapangan (PKL)

Di akhir sambutannya Asri mengapresiasi MoU yang sudah dilakukan tersebut, ia berharap terjaliannya MoU akan menjadi payung hukum, sehingga untuk acara atau tindak lanjut berikutnya dapat berbentuk Perjanjian Kerjasama.