Dosen UM Surabaya Urai Tiga Jenis Penyakit yang Rentan Menyerang di Musim Hujan

research
Ilustrasi foto (freepik)


Di awal musim hujan ini berbagai upaya mempertahankan kesehatan wajib dilakukan, namun tidak hanya tindakan mencegah penyebaran COVID-19 yang diperlukan, tetapi juga pencegahan terhadap penyakit yang rentan menyerang di musim hujan.

Chlara Yunita Prabawati Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) menjelaskan menurut penelitian kesehatan yang dilakukan di negara-negara tropis kususnya di Indonesia, Demam berdarah Dengue (DBD), diare, dan influenza (flu) adalah prevalence penyakit tertinggi yang sering menyerang anak hingga lanjut usia.

Demam Berdarah Dengue (DBD) atau sering dikenal dengan istilah penyakit demam berdarah adalah penyakit tropis dengan kategori endemi. Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue (DENV) yang disebarkan oleh nyamuk spesies Aedes aegypti.

Spesies nyamuk ini sangat suka bersarang di genangan air bersih, sehingga harus diwaspadai proses perkembang biakan jentik nyamuk Aedes aegypti di musim hujan yang mendukung banyaknya nyamuk berkembang biak,”papar Chlara Kamis (3/2/22)

Ia juga menjelaskan sebanyak 68.000 kasus DBD dilaporkan terjadi di Indonesia dengan gejala utama demam dan adanya pateki (bintik merah pada permukaan kulit). Penyakit ini sangat rentan menyerang bayi hingga lanjut usia, resiko tertinggi terserang penyakit DBD adalah terjadinya kecacatan hingga kematian.

“Diare juga menjadi penyakit di musim hujan yang harus diwaspadai oleh masyarakat. Diare disebabkan oleh bakteri, parasite dan virus yang mengkontaminasi air dan makanan, sumber utama proses kembang biak bakteri ini akan meningkat pesat ketika musim hujan dan suhu turun,”jelasnya lagi.

Ia menambahkan tanda gejala utama diare adalah ketidakmampuan usus dalam mengontrol proses pengeluaran feses yang cair dengan durasi lebih dari 3X, selain itu terjadinya nyeri perut, keram perut, dan komplikasi mengarah dehidrasi sering terjadi. Penyakit diare ini sangat berbahaya hingga mengancam nyawa jika terjadi pada bayi dibawaj umur 1 tahun.

“Terakhir yang perlu diwaspadai adalah flu (influenza). Penyakit ini hampir mirip dengan varian virus corona omicron, namun flu lebih dikenal di masyarakat Indonesia sebagai bagian penyakit tropis yang disebabkan oleh virus Avian influenza A & B H5N1,”imbuhnya.

Chlara menjelaskan flu adalah penyakit kategori kasus musiman yang pasti terjadi ketika musim hujan (Januari-April), lebih dari 93,9% masyarakat Indonesia terinfeksi penyakit influenza.

Di akhir keterangannya ia juga berpesan agar masyarakat mewaspadai tiga penyakit ini terutama di musim hujan.

“Proses pemahaman pencegahan penyakit ini sangat penting, masyarakat jangan menganggap remeh,  pemahaman dan kesadaran menjadi sangat penting untuk menjaga keluarga dan anak-anak kita terhindar dari penyakit,”tandasnya.