Dosen UM Surabaya Sebut 5 Alat Ini Harus Dimiliki Mahasiswa DKV

research
Ilustrasi gambar (Shutterstock)


Sudah bukan rahasia jika menjadi mahasiswa Desain Komunikasi Visual (DKV) dituntut untuk memiliki berbagai alat untuk keperluan tugas kuliah hingga praktik. Tak heran, di tengah perkembangan digital yang begitu pesat, banyak produk-produk kreatif yang lahir dari lulusan DKV.

Namun, tidak sedikit mahasiswa baru yang masih bingung terkait alat tapa saja yang dibutuhkan untuk mahasiswa yang mengambil jurusan ini.

Agus Budiman Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) UM Surabaya menyebut, mahasiswa DKV harus memahami cara menyampaikan pesan dengan baik, tentunya melalui medium desain visual. Menurutnya ilmu DKV bukan hanya soal seni visual saja, tetapi gabungan antara ilmu komunikasi dan unsur estetika.

“Sehingga untuk mencapai target itu, butuh yang namanya alat bantu perkuliahan sebagai penunjang, hal ini sangat penting untuk menyelesaikan tugas, praktik, ujian semester hingga skripsi,”ujar Budi Rabu (18/1/23)

Lantas alat apa saja yang harus dimiliki mahasiswa DKV?

Menurut Budi yang pertama adalah buku sketsa. Alat ini sebagasi dasar yang harus dimiliki mahasiswa DKV dalam mendesain sebuah produk. Umumnya buku sketsa digunakan bagi pemula sebelum masuk dalam wiliayah desain digital. Proses desain memang dilakukan bertahap dari tradisional menuju digital.

“Selain berfungsi sebagai buku gambar, kertas satuan ini juga dipakai untuk berbagai keperluan seperti melukis, membuat nirmana, membuat sketsa, menulis hingga mencetak hasil karya,”imbuhnya.

Kedua, pensil warna. Desain komunkasi visual juga mengajarkan tentang bagaimana permainan warna. Dalam hal ini warna sebagai metode penyampaian pesan dan makna paling cepat dalam kategori komunikasi non-verbal.  Dalam menciptakan warna yang indah maka dibutuhkan pensil warna atau cat warna yang bagus.

“Warna menjadi point penting dalam sebuah desain, karena kalau perpaduan warna  tidak sesuai makan  warna tidak akan menyatu dan bisa merusak desain yang dibuat,”ujarnya.  

Ketiga, komputer atau laptop. Budi menyebut alat ini merupakan perangkat keras yang wajib dimiliki mahasiswa DKV. Menurutnya, dalam merealisasikam desain atau karya yang menarik tentu perlu perangkat laptop atau komputer yang memiliki spesifikasi khusus.

“Hal ini karena ada beberapa aplikasi penting untuk desain visual maupun audio visual yang memiliki kapasitas tinggi,”ujarnya.

Keempat, kamera. Lulusan desain komunikasi visual juga bisa menjadi fotografer maupun videografer, sehingga perlu memiliki kamera dengan spesifikasi khusus. Kamera berfungsi untuk mengambil objek gambar secara jelas. Khusus untuk kamera memang sifatnya opsional bergantung konsentrasi mahasiswa DKV.

“Jika ingin menjadi fotografer dan videographer profesional, maka kamera menjadi hal penting untuk dimiliki,”imbuhnya.

Alat terakhir adalah lighting. Istilah lighting sudah tidak asing bagi anak desain komunikasi visual yang mencintai dunia sinematografi.

“Meskipun dianggap sepele tetapi lighting memiliki peran penting dalam menciptakan visual yang indah. Sehingga anak DKV yang tertarik dalam dunia sinematografi, lighting menjadi alat wajib yang harus dimiliki dan dipelajari,”tukas Budi.