Dosen UM Surabaya: Ini 8 Tanda-tanda Kencing Manis yang Tidak Boleh Diremehkan

research
Ilustrasi gambar (Shutterstock)


Diabetes Melitus atau yang dikenal dengan kencing manis adalah kondisi kesehatan serius di mana gula darah penderitanya terlalu tinggi untuk diproses oleh tubuh. Gula darah tersebut mengendap di aliran darah dan seiring berjalannya waktu dapat menimbulkan komplikasi, seperti penyakit jantung, penyakit ginjal, hingga kehilangan pengelihatan.

 

Dede Nasrullah Dosen Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) UM Surabaya menyebut penyakit diabetes melitus sulit disembuhkan jika telat dalam melakukan deteksi dini sehingga seseorang perlu mengetahui tanda- tanda dari penyakit diabetes melitus.

 

Menurut Dede, tanda yang pertama adalah sering lapar. Jika tubuh tidak memiliki cukup insulin maka glukosa tidak dapat masuk kedalam tubuh. Resistensi insulin menghambat glukosa mencapai sel-sel tubuh untuk memberikan energi dari asupan yang dikonsumsi. Akibatnya, otak dan otot terus-menerus mengirimkan sinyal rasa lapar.

 

Kedua mudah haus,  gejala diabetes yang khas adalah gampang haus atau polidipsia. Rasa haus ini berbeda dengan haus biasanya karena tidak akan hilang meskipun sudah minum.

 

Ketiga sering buang air kecil, orang yang memiliki diabetes mendorong gula darah naik dan ginjal tidak dapat membawa semuanya menyebabkan seseorang akan lebih sering buang air kecil.

 

”Keempat penglihatan kabur, penglihatan terganggu karena adanya perubahan kadar cairan dalam tubuh,”kata Dede Kamis (5/1/23)

 

Kelima, kesemutan atau mati rasa pada tangan dan kaki, ciri-ciri lain yang cukup umum adalah kesemutan atau sensasi dingin menggelitik pada kaki. Tak hanya itu, diabetes juga bisa terlihat dari mudahnya terjadi pembengkakan pada kaki dan tangan.

 

Keenam kelelahan, pada penderita diabetes, tubuh akan menolak insulin, artinya tubuh tidak bisa menyerap glukosa dan memiliki lebih sedikit energi sehingga menimbulkan perasaan kelelahan.

 

Ketujuh, rentan terkena infeksi jamur. Penderita diabetes pada umumnya sering rentan terkena berbagai jenis infeksi. Tidak hanya infeksi bakteri dari luka yang susah sembuh, tapi juga infeksi jamur.

 

Terakhir, berat badan menurun, meskipun diabetes dikaitkan dengan berat badan berlebih, salah satu tanda awal diabetes yang muncul adalah penurunan berat badan.

 

”Hal ini disebabkan tubuh tidak mendapatkan energi dari glukosa sehingga mulai membakar otot dan lemak,”pungkas Dede.