Dosen UM Surabaya Bagikan Tips Membuat Media Pembelajaran Kreatif

research
Ilustrasi gambar (Shutterstock)


Era perkembangan zaman menuntut guru untuk menjadi pendidik yang kreatif. Pembelajaran di kelas menjadi ruang aktulialisasi guru dalam mengaplikasikan media pembelajaran kreatif. Penggunaan media pembelajaran kreatif menjadi hal penting untuk guru dalam proses belajar mengajar dengan siswa.

Agus Budiman Dosen Desain Komunikasi Visual (DKV) UM Surabaya menyebut media pembelajaran mempunyai peran penting untuk meningkatkan minat belajar siswa di sekolah, khususnya di Sekolah Dasar (SD).

“Anak-anak di kelas rendah belum mampu berpikir abstrak, sehingga materi yang diajarkan oleh guru perlu divisualisasikan dalam bentuk yang lebih nyata atau kongkret,”ujar Budi Rabu (11/1/23)

Dalam keterangan tertulis, Budi membagikan sejumlah tips untuk guru agar mampu menciptakan media pembelajaran kreatif agar pembelajaran di kelas selalu menarik.

Menurut Budi, pertama yang harus dilakukan oleh guru adalah riset. Riset adalah strategi awal yang perlu dilakukan guru dalam menciptakan media pembelajaran kreatif.

“Riset digunakan untuk mencari perbandingan dan selanjutnya untuk menemukan inspirasi baru dalam menciptakan media pembelajaran,”imbuhnya lagi.

Kedua adalah kebaruan. Media pembelajaran kreatif adalah media yang memiliki nilai kebaruan, tentu dalam menemukan kebaruan dalam media pembelajaran, guru harus mampu menemukan sisi menarik dari media pembelajaran yang diciptakan. Kebaruan selalu identik dengan orisinalitas media pembelajaran yang dibuat.

Ketiga adaptif dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif, guru harus memiliki kemampuan  dalam menyesuaikan diri dengan keadaan atau perubahan yang terjadi.

“Tentu hal ini diperlukan observasi mendalam dalam menyesuaikan karakter siswa dengan media yang dibuat,”imbuhnya lagi.

Keempat, memanfaatkan teknologi. Di era serba digital, guru harus mampu memanfaatkan teknologi dalam menciptkan media pembelajaran. Hadirnya teknologi dalam media pembelajaran menjadikan siswa lebih mudah dalam proses pembelajaran. Selain itu dengan hadirnya teknologi pembelajaran, media yang dihadirkan guru lebih menarik siswa.

Terakhir menjadi guru harus selalu interaktif. Media pembelajaran kreatif harus memiliki peran penting dalam meningkatkan minat belajar siswa, tanpa ada interaksi dari siswa maka media pembelajaran belum dikatakan kreatif.

“Dalam proses belajar mengajar diharuskan adanya komunikasi aktif dua arah antara media dan siswa, sehingga bertujuan mempermudah proses pembelajaran,”pungkas dia.