5 Mahasiswa UM Surabaya Lolos Program Talenta Inovasi

research


Lima mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UM Surabaya berhasil lolos dan didanai Program Talenta Inovasi Indonesia Tahun 2021. Dari 4.116 pendaftar mahasiswa UM Surabaya berhasil lolos setelah memasuki tahapan selesksi subtansi.

Mahasiswa yang lolos Program Talenta Inovasi Indonesia adalah: Sela Rizqiyah (Pendidikan Biologi), Dharul Jannah (Pendidikan Matematika), Indah Rosidah (Pendidikan Matematika), Maila Rosidatus Sayyidah (Pendidikan Matematika), dan Nurusy Syahrotir Rohmah (Pendidikan Matematika)

“Kita bersyukur 5 tim Program Talenta Inovasi lolos tahun ini dan didanai oleh Kementrian Riset dan Teknologi, ini adalah awal yang baik bagi mahasiswa. Semoga program inovasi yang digagas mahasiswa UM Surabaya dapat mewujudkan inovasi dan kreativitas serta mendukung pengembangan ipteks yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Kepala Biro Administrasi Kemahasiswaan dan Inovasi (BAKAI) Junaidy Fery Efffendi, saat dihubungi Minggu (14/11/21)

Program Talenta Inovasi Indonesia adalah program pendanaan berupa insentif yang diberikan kepada mahasiswa yang sedang aktif studi pada program Sarjana, Magister atau Doktor, baik pada bidang akademik maupun terapan. Program ini dalam rangka membantu pembiayaan dan mewujudkan inovasi serta meningkatkan daya saing bangsa, pengembangan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), dan mempercepat penyelesaian masa studi.

“ini tahun pertama, selanjutnya kita akan siapkan tim UM Surabaya sebanyak mungkin dan sebaik mungkin agar kelolosan Program Talenta Inovasi tahun depan lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, Nurusy salah satu peserta yang lolos Program Talenta Inovasi berharap, kompetisi yang diikuti ini menjadi awal yang baik untuk prestasi-prestasi selanjutnya.

“Alhamdulillah, senang dan bersyukur sekali bisa lolos sampai tahap ini, saya juga terkejut saat membaca pengumuman, Alhamdulillah diberi kesempatan lolos. Semoga capain ini, lebih memacu semangat saya untuk terus berprestasi dan tidak  berhenti sampai disini,” ujarnya.